Karakteristik dan status penerapan aerator kincir air

Karakteristik dan status penerapan aerator kincir air

Dalam proses budidaya perikanan akan terdapat kotoran-kotoran umpan serta kotoran ikan dan udang yang membentuk dasar tertentu di dalam air.Dasar ini mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri bagi pertumbuhan ikan dan udang.Kemunculan dan penerapan aerator bertujuan untuk mengurangi kerugian dan meningkatkan pertumbuhan ikan dan udang.membantu.Penggunaan aerator untuk meningkatkan oksigen merupakan hal yang umum dilakukan untuk meningkatkan kualitas air tambak udang.Ukuran efektif aerator yang biasa digunakan antara lain aerator turbo, impeler kincir air, dll. Walaupun strukturnya berbeda, namun tujuannya sama.Metode ini dapat meningkatkan oksigen terlarut di perairan yang kekurangan oksigen dan menyediakan lingkungan hidup yang menguntungkan bagi udang dan organisme lainnya.Ada dua jenis aerator kincir air yang umum digunakan: tipe impeller dan tipe kincir air.

Prinsip kerja aerator kincir air adalah aerator kincir air membentur badan air melalui sudu-sudunya, pada satu sisi air bagian bawah terangkat hingga badan air tersebut pecah menjadi cipratan air yang terlempar ke atmosfer kemudian jatuh. kembali ke udara secara gravitasi setelah meningkatkan oksigen terlarut.Sebaliknya air kolam didorong mengalir membentuk sirkulasi, dan badan air dengan oksigen terlarut yang cukup diangkut ke seluruh bagian tambak udang sehingga membentuk distribusi oksigen terlarut yang relatif seragam.

Keistimewaan dari aerator kincir air adalah membuat air kolam membentuk sirkulasi, sehingga nilai DO keseluruhan kolam cenderung konsisten dalam jangka waktu tertentu.Pembentukan dan pemeliharaan sirkulasi memerlukan sejumlah energi tertentu, yang ditentukan oleh sifat kental air.Aliran air kolam rumit, aliran utamanya adalah sirkulasi, dan akan ada aliran balik di sudut-sudutnya.Tidak ada model yang siap pakai untuk aliran semacam ini.Sirkulasi mendorong pemerataan DO, dan distribusi tekanannya kondusif bagi terwujudnya pengumpulan limbah di tengah tambak udang.Dalam penerapan praktis, permasalahan yang dihadapi dapat diringkas secara singkat sebagai berikut: pengaruh penataan aerator terhadap efek oksigenasi, dan pengaruh penataan aerator terhadap pengaruh pusat pengumpulan polusi: kedua permasalahan ini saling berkaitan. ke tambak udang.sirkulasi mempunyai hubungan yang erat.


Waktu posting: 15 Agustus-2022